Sabtu, 02 Juni 2012

sampai kapan akan kususun kembali ?!

0 komentar



Keadaan ini enggan berikan jalan, apa yg kurasa kini telah percuma …
Mengikhlaskan segala sesuatu yg pernah kita miliki itu memang susah, terlebih hal itu belum menjadi milik kita dan kita sudah harus mengikhlaskan… jauh lebih susah. Yah logikanya merasa kehilangan itu akan ada jika kita pernah memilikinya. Tapi ini , aku , gak pernah milikin “hal itu” dan harus benar-benar rela ditinggalkan “hal itu” tadi.

Mimpi. Yah aku punya mimpi. Bukan sekedar mimpi anak-anak biasa, kenapa ? karena pemikiranku sangat berbeda dengan lain kebanyakan orang. Mataku melihat yg tak terlihat oleh orang lain, pikiranku memikirkan yg tak akan pernah terpikirkan oleh orang lain, dan telingaku mendengar yg memang hanya aku yang bisa mendengar. Yah.. aku berbeda. Semenjak mengenal “dia” mipiku kuibaratkan layaknya balok-balok yang bertuliskan macam-macam mimpiku. Telah kususun perlahan, agar tidak terjatuh saat aku menyusunnya. Dan “dia” datang, alangkah senangnya hatiku, “dia” mengajarkan ku banyak hala dan membantuku menemukan balok-balok mimpiku yang sudah hilang. “dia” juga membantu menyusunnya bersamaku, meletakkan balok bertuliskan “cinta” di atas balok impianku yang lain.

Tak selang berapa lama, tak tahu karena hal apa. “dia” datang membawa kabar yg sungguh membuat hati ini marah ! “dia” berpikir ini hanya mainan anak kecil, mainan ! yah hanya mainan. “dia” hancurkan balok-balok impianku yg telah tersusun rapih ini. Termasuk balok bertuliskan “cinta” yang waktu itu ia letakkan sendiri. “dia” pergi membawa balok “cinta”ku itu, dia mengambilnya. Kulihat dari sudut tempat aku menyusun balok impian ini, ya.. aku melihat ia menyerahkannya pada orang lain. Kutunduukan wajahku, mencoba ku tahan tangisan yang sama sekali tak ingin ku keluarkan. Tak bisa! Susah ! ini terjadi di depan mata !
Tersungkur aku di tempat ini, melihat balok-balok impianku telah tercecer kemana-mana. Apa yang harus ku lakukan ? mengejarmu yang telah bersama orang lain itu ? menunggumu ? mengharapmu ? berharap aku yg jadi pemenang, tapi tak bisa, aku tak punya cukup “modal” untuk maju ke persaingan. Lagian “dia” sudah menentukan kan siapa pemenangnya ?

Tak tahu, bahkan sampai saat ini balok-balok impianku ini belum aku susun kembali. Aku butuh teman dan juga waktu. Akan kupantaskan hatiku untuk mendapatkan seseorang yg akan membantuku menyusun kembali balok ini sampai akhir tanpa penghianatan. Tanpa ditinggalkan.

Oky,
Malang, 3 juni '12
08:59

Minggu, 27 Mei 2012

I think I ...

0 komentar

I thougt I was Ha Ni, but in the end I realized I was NaeRi
I thougt I was Candy, but in the end I realized I was Eliza 
:'(

serasa sampah saat tahu sang pujaan hati ini ternyata punya kekasih lain hati. Parahnya aku bukan jadi pemeran utama, tapi pemeran ketiga, yah aku ada di sudut pandang orang ketiga dalam cerita ini. Sakit ? banget !! aku gak pernah inigin kamu bisa kembali di sisi, karena kau sudah menyanding seorang bidadari yang jauh lebih baik dariku. Aku juga mengerti perasaan bidadari itu. Paham aku. Tapi kali ini aku cuman minta satu hal. Beradalah di posisiku sebentar saja. Sebentar saja. Rasakan dan hayati apa yang kurasa  ini. Maaf darimu saja tak cukup. 

Rabu, 09 Mei 2012

aku bukan pilihan

0 komentar




Bukan masalah waktu, bukan masalah muamallah, dan juga bukan masalahku. Tapi ini masalah hatimu yang masih terikat pada yang lalu. Sungguh, telah kau bawa aku berlari sejauh mungkin, telah kau bawa aku terbang sangat tinggi dengan angan-anganmu. Tapi kini ?? bisakah kau pahami sedikit saja perasaanku ? sejak dulu sudah kubilang, jangan pernah main-main dalam hal seperti ini, aku rapuh. Aku tak sekuat yang kau bayangkan. Andai kau mengerti, sedikit saja.

Dan aku bukan wanita yang patut kau pilih. Tidak ! jangan memilih aku, karna aku memang bukan pilihan, aku bukan pilihan. Aku mundur dari kompetisi ini. Bukan berarti aku kalah, tapi karena aku memang hanya ingin menjadi satu-satunya dan tak ada yang lain. Ya memang pantas kau diperebutkan, sosok yang baik dan mengerti akan agama , sosok imam dan mampu mengayomi hati, pantas .. pantas banget.

Saat mendengar ceritamu tentang masa lalumu, masa depanmu, ini itu, satu hal yang ingin aku lakukan. Membakar semua tulisanmu yang telah ku salin ulang di binder kuliahku, yang selalu aku bawa dank u banggakan didepan teman-teman. Yah,, benar.. aku marah, aku telah membuangnya. Semuanya. Karna memang tulisan-tulisan indahmu bukan untukku dan tak pernah untukku. Terima kasih, ini mainan yang hebat bukan ? sakit seminggu ini, kuliahku terbengkalai, tugas-tugasku, semua hanya karena memikirkan ini.

Ingin rasanya aku puasa tapi untuk saat ini fisikku masih sangat lemah untuk hal itu. Sholat malam ? sudah. Aku tak tenang.

Dan aku bukan pilihan. Dan aku mainan yang bagus untukkmu. Dan aku sungguh sakit, sangat.  Hanya ingin kau tahu dan mengerti, walau sedikit. Dan berpikr sebentar saja ada di posisiku. Sebentar saja.

malang, 10 mei '12

Selasa, 01 Mei 2012

gak penting --"

1 komentar




“Semuanya sudah ada yang mengatur kok “ sambil kutundukkan kepala dan mengelus dada yang makin hari makin terasa sesak. Itu adalah hal yang selalu aku kerjakan saat sudah gak tahu lagi harus berkata apa dengan diri ku sendiri . yah.. memang begitu adanya, kesibukan.. yah hanya dengan kesibukan aku bisa melupakan semua hal tentang mu.. tentang hal yang memang belum seharusnya aku pikirkan. Tentang hal yang memang belum pasti dan halal untukku.

Rasa ini kian memuncak ketika aku hanya bisa melihat keadaanmu dari jejaring itu. Yah.. kembali ke masa lalu saat kau belum mengenalku. Sering ku melihat dan memahami segala sikap dan sifatmu dari sini, dari jauh. Dan sepertinya hal itu harus kulakukan lagi saat ini. Begini saja aku sudah sangat merasa senang kok, gak lebih dan memang tidak boleh lebih untuk saat ini.

Dan saat aku bercerita tentang semuanya ini kepada para sahabat, tanggapan dan perkataan mereka pun gak jauh beda , “wahh,, seonggok kamu gitu, kok jadi berubah gini,, kuat ya ?” dan aku pun akan hanya menjawab “ hehehe.. masih belajar, Alhamdulillah Allah dekatkan orang yang baik untukku,, doanya saja yaaa” . dan saat aku melihat mu dari jauh sini, dari tempat yang mungkin tak pernah kau temui untuk sekedar menemuiku, selalu aku rasakan gelisah, kalau-kalau kamu… ntar kamu … bla blaaaa. Terlebih saat rasa terkutuk ini yang kurasakan , ya,, apalagi, rindu dan cemburu. Ah,, kenapa harus rasa ini Rabb? Sungguh berat hambaMu yang bodoh ini mengelola rasa itu. Sulit sekali mengekang rasa yang harus ku batasi demi menggapai Fitrahnya cintaMU.. beratt.. L

Tak jarang pula saat aku terdiam, sejenak aku memikirkanmu ,, apakah kau juga melakukan hal yang sama denganku ? apa kau baik-baik saja disana ? apa kau ….?  Bla blaaa..
Tak sadar beberapa bulir-bulir air dari sudut mata ini akan menjatuh dengan sekenaknya dengan tanpa bersalah. Sungguh Rabb, dekatkan dan sabarkan kami hingga saatnya nanti. Sabarkan hamba,.. dan sadarkan hamba ..


Malang, 1 Mei '12

Minggu, 29 April 2012

ijinkan aku mencintaimu dengan tetap mencintaiNYA

0 komentar

“ … aku hanya tidak ingin semakin jauh dari muamallah… maaf”
Semenjak pesan iti masuk kedalam otak danku coba mencernanya dengan baik. Apa yang salah ??
Muamallah ? apa itu ?  satu hal. Apa yang salah ? apa dosa ? memang melanggar syariatkah kita ?
dosakah kita hanya dengan hal seperti itu? Bahkan kita tak pernah bertemu, wajahmu saja aku tak tahu, begitupun sebaliknya. Yah,, kita hanya berkomunikasi, mencoba berkomunikasi dengan dekat, sangat dekat.

Lalu apakah kita dosa? Salahkah ? salahkah aku mencintaimu dengan cara seperti ini ?? dosa ya?
kau berkata, kekasih saat nanti ijab qabul itu jauh lebih indah, aku tahu, aku paham. Prinsipmu ya? Apa kita pacaran ? gak kan ? sekali lagi kutegaskan kita hanya dekat dengan komunikasi. Jarak yang jauh diantara kita, kini akan smakin menjauh juga dengan hati kita dengan keputusanmu tetap memegang erat prinsipmu. Cinta ,.. adalah rasa yang  fitrah dari Rabb kita, tak berdosa jika kita memilikinya. Sama sekali gak dosa kok.

Lalu siapa yang salah ? aku ? yah aku salah, karna aku terlalu ‘kecil’ memahami maksudmu, karna kau terlalu bodoh dalam hal agama. Kamu salah ? yahh,, kamu juga,, kenapa caramu juga salah ? jika niatmu seperti ini, kenapa memulainya denganku yang bodoh ini ?.  Waktu ?  waktu juga salah besar, kenapa tak mempertemukan kita saat 3 atau 4 tahun lagi saat kami sudah siap untuk menjalin cinta yang halal sesuai dengan aturan dari Rabb kita ..
Namun katamu tak ada yag salah , sikap kita yang salah. Sikap kita yang mana lagi ? komunikasi salah kah ?? aku tak tahuuu.. aku bodoh..

Dan ijinkan aku untuk tetap mencintaimu dengan mencintaiNYA ..
masalah waktu ya? 6 tahun lagi lah kira-kira kita akan menemukan jawaban. Lama? Untuk sebuah bukan , untuk sejuta cinta ini, pengorbanan yang besar tentunya hasilnya juga besar. Besar . kutunggu saat nya nanti akan datang . saat kau datang kerumah bersama kedua orang tuamu, mengkhitbahku..
Namun untuk saat ini, tetap ijinkanlah aku mencintaimu dengan ijin NYA .. ijinkan aku Rabb ..

Kamis, 12 April 2012

kiat gebet menggebet

2 komentar



Setelah bergalau galau ria dan akhirnya aku bosan untuk menjalani aktivitas tersebut , maka kuputuskan hari ini untuk membahas soal MATEMATIKA! Hahaha.. tidak lah.. soal apa ya ? apa aja boleh dah. :p
Oke.. kita mulai. Pernahkah kalian merasa kagum, ngefans, suka, atau mungkin merasa kayak ada angin masuk ke kepala saat pertama liat seseorang ? hahaha.. berikut adalah hal-hal yang umum dilakukan saat merasakan “hal” itu .

1.       Pertama , ini hal yang paling penting. Adalah tahu namanya ! nama asli tentunya. Selain buat melatih otak kita dalam hal memori, juga bisa untuk sarana mendekatinya. Kok ? iyalah.. jaman sudah canggih bung! Ada internet! Dunia serasa sempit. Tinggal ketik namanya aja di facebook , twitter atau dimana saja (jangan di wajah kalian tapi, apalagi kalau sedang berjerawat.. bisa masuk UGD ntar,, dan aku gak mau tanggung jawab kalau itu terjadi )  lalu ENTER! Tarraaaa.. foto, profil, about, kesukaan dia, semuanya akan mudah kita dapat tanpa harus Tanya ke bapak ibunya atau orangnya langsung.

2.       Tahap kedua, sudah siap ?? kalau belum, tolong pakai masker dan gunakan di perut anda karna ini sedikit berbahaya. Syalalala..
kalau sudah tau “sedikit” tentang si dia misal udah add akun facebooknya. Tunggu sampai di confirm. Ada trik tersendiri supaya cepat dikonfirm, kalian harus melakukan ritual rahasia yang sangat berat. Diantaranya harus gak mandi selama seminggu tanpa memngganti sehelai kain pun yang sebelumnya sudah menempel ditubuh anda. Pandangi layar lapto atau hape anda, hati-hati laba-laba bisa menghalangi pandangan anda.

3.       Tahap 3. Tahap ini, hanya bisa anda lakukan jika akun anda sudah di confirm olehnya. Lakukan tari hula bula keliling kampus anda sambil memakai pakaian terbalik. Ritual ini adalah ritual pengucapan syukur yg sering dilupakan oleh kebanyakan orang. Padahala ini bisa berpengaruh pada masa depan anda.

4.       Wall atau kirim pesan di akunnya. Bilang makasih dan sok sok kenal. Jika dibalas, lanjutkan tahap selanjutnya. Jika tidak, anda harus berhenti sampai disini dan memulainya dari awal lagi.

5.       Anda harus sering berkencan dengan laptop anda, buka akun anda, tunggu sampai dia online, dan chat lah dengannya dengan bahasa bahasa basi basi yang anda telah pelajari saat taman kanak-kanak. Anda bisa memulai membahas lagu balonku ada lima ynga nada aransemen menggunakan lagu nada iwak peyek, atau sebaliknya.

6.       Jangan lupa mengecek di akunnya, apakah dia sudah berstatus relationship atau masih lajang, karena ini juga berpengaruh terhadap kinerja anda.
7.       Selanjutnya tinggal anada pantengin beranda anda, tunggu saat dia bikin status, komen dan like statusnya itu. Meskipun statusnya itu ntar adalah mengubah “lajang” ke “relationship” anda harus konsisten mengomennya.

8.       Anda harus bersabar sampai 3-4 tahun dan jika ia belum juga memberikan nomer hp nya kepada anda, lakukan latian pencak silat dan beranikan diri anda untuk meminta nomer hp nya

9.       Silahkan mencoba. (resiko ditanggung penumpang)





Senin, 09 April 2012

dan lagi-lagi ..

0 komentar
Dan (lagi)...



Sesak terasa di sini, di dalam hati yang sebelumnya telah kau bawa ke awan untuk menari bersama impian-impianmu, impian kita. Rasanya ingin teriaaakkk! Ah,, gak ada gunanya juga. Ingin marah! Siapa yang salah? Ingin menangis! Sudah cukup tangisanku untukmu.

Aku tahu aku punya prinsip hidup yang memang tak bisa di “edit” lagi sekalipun dengan kehadiranku di hatimu. Rasanya kok gimana gitu saat kau katakana tak siap untuk dekat dengan ku. Lalu kenapa tidak dari dulu ? kenapa? Kenapa saat aku yakin pada hatimu. Ah .. mungkin ini jawaban dari segala doa yang selalu ku panjatkan pada Nya.

Dan wanita baik-baik hanya untuk laki-laki baik. Yah … seharusnya dari awal aku sadar aku bukan termasuk “baik” . oh tidak,, aku sadar. Selalu ku ingatkan dirimu akan adanya aku yang seperti ini, tak satupun yang tertutupi. Tidak satupun

Tapi apa? Selalu kau yakinkan aku bahwa kau akan akan menerima kurang dan lebihku dengan sepenuh hatimu. Membuat ku terasa dan sangat yakin akan kata katamu. Tapi apa? Apa lagi ? kau tetap tak siap dekat dengan ku? Dekat bagaimana? Kau kan menjauh kah ? akan pergi begitu saja begitu kah? Akan apa? Aku gak ngerti !!

Sungguh, hatiku sangat teriris. Air mataku tak sanggup ku bendung malam ini. Menangisimu ? tidak! Menangisi keadaan ini. Menangisi waktu ini. Mengapa waktu yang ada untuk kita tidak tepat ? mengapa?
Ya Rabb.. bimbing jalanku ini, rangkul aku dalam kesabaran dan keridhoan, terangi jalanku yang sudah gelap ini dengan cahayaMu. Tidak lebih Rabb ..

:’(

Minggu, 08 April 2012

dan mawar ini ...

0 komentar

Katamu, cinta itu tak butuh pengorbanan. Katamu juga kita tak ada ikatan. Semua kata-katamu selalu membuatku merasa diriku sangat terlihat kecil saat kau bicara. Kecil dalam pikiran. Tapi apakah aku juga seperti itu dfikiranmu ?

Dan mawar ini pun belum ada pengikatnya. Tak ada ikatan yang pas kah untuknya? Harus berapa lama lagi ia menunggu ? sampai mahktanya hilang satu persatukah ? sampai layukah? Atau sampai termakan ulatkah ? dapatkah kau memberi  kepastian yang memang benar-benar pasti ?

Dan aku harus tetap menjaga mawar ini, mawar yang mungkin akan layu sebentar lagi. Yah sebentar lagi. Tak ada pengurusnya, aku juga terlalu sibuk dengan urusanku sendiri. Mawar ini, terlalau banyak yang meminta padaku, tapi enggan ku berikan . kenapa? Karna mawar ini menunggu orang yang tepat untuk mengikatnya. Menunggumu.

Disisi lain ia harus mencari ikatan yang pas, disisi lain ia harus menunggu juga untuk itu. Dan tak ada jaminan pula mawar ini, tak akan jatuh ke tanah dengan sia-sia tanpa pemiliknya.

kertas lusuhku

0 komentar

Dan kuhentikan langkahku sejenak ditengah perjalanan panjang yang munkin tak bebatas di pandanganku. Kulihat kembali kertas impian yang sudah kutulis semenjak aku kecil penuh dengan coretan , coretan sudah tercapaikah ? tidak ! coretan kegagalan. Mimpiku yang sudah terangkai rapih harus aku coret dengan tinta merah karana gagal. Sakitkah ? sakit ! 

Aku pun terdiam. Ingin rasanya aku berlari jauh kedepan. Ingin aku berlari sekencang mungkin dan membuang kertas lusuh ditanganku ini jauh-jauh dan melupakan semuanya. Cinta? Cita? Apalah itu .. aku rasa sudah tidak berfungsi lagi kata-kata itu.

Kupandangi kembali kertas lusuh penuh coretan itu. Salah ! tidak semuanya tercoret. Ada mimpi-mimpiku yang lain yang belum terbukti gagal karna memang belum ku coba. Ah .. mungkin juga akan gagal seperti sebelum-sebelumnya. Tapi .. akankah aku tahu jika belum ku coba? Akankah aku akan jadi bocah ingusan yang akan lari ke ibunya saat merasa tersakiti ? akankah aku selemah itu ?

Tidak !! kutegaskan sekali lagi. Aku bukan anak ingusan lagi. Kubuka dan kutempel didinding kertas lusuh itu. Biar semua orang tahu dan aku pun juga ingat akan mimpiku. Semakin banyak yang akan membaca akan menjadi doa tersendiri bagiku. Jika mereka tertawa? Haaah.. itu pertanda bagus, karna saat itulah aku sudah dekat dengan mimpiku itu. 

Kamis, 05 April 2012

Terima Kasih Ya Rabb, Kau ijinkan aku untuk mengenalnya ..

0 komentar
Dan rasa itu semakin menguat sepanjang waktu, apa yang salah dengan mencintai seseorang ? rasa itu adalah rasa yang fitrah dari Rabb kita. Namun, salahkah kita mencintai seseorang yang belum pernah kita lihat sekalipun ? adakah? Ada. Dari mana getar-getar itu kemudian muncul kalau mengenal dan bertemu saja belum pernah. Yah dan aku mengenal dirinya sebelum ia mengenalku terlebih dahulu. Dari mana aku mengenalnya? Aku mengenalnya lewat tulisan- tulisan indahnya. Tak pernah kulewatkan setiap cerita yang ia paparkan ke dunia luar. Bahkan aku pernah mencatat dan menyimpan tulisannya di binder kuliahku yang menjadi halaman awal dari nya, sampai sekarang pun tetap seperti itu.

Yah , aku mengaguminya sejak lama. Tulisannya, bahasanya dan akhlaknya yang memebuatku menyukainya tiada tara. Wajahnya? Sikapnya? Aku belum tahu, dan semoga akan segera tahu seiring berjalannya waktu yang masih akan tetap akan aku isi dengan harapan harapan ku selama itu. Suaranya? Kata-katanya? Subhanallah.. kata-kata yang ia ucapkan lewat suaranya, melebihi indah tulisannya yang selama ini aku kagumi. Menenangakan, yah cukup menenangkan bagi anak ingusan seperti aku yang jauh dari kata dewasa.

Terima kasih ya Rabb,kau ijinkan aku untuk mengenalnya. Sekalipun hanya sebatas mengenalnya, setidaknya hamba pernah mengenal, mengagumi, menyukai atau bahkan mencintai salah satu ciptaan terhebat-Mu… 

Maaf, aku mencintaimu

0 komentar


indah akhlakmu memang sudah tak dapat diragukan. Aku mengenalmu sebelum engkau tahu siapa aku. Yah, jauh sebelum-sebelumnya. Apa yang tak ku ketahui tentang dirimu ? semuanya akua tahu, yah mungkin gak smpai 100% , karena aku sudah jauh mengenalmu terlebih dahulu. Dengan konyolnya namamu kupajang di didinding kamar sebagai suatu target yang harus aku capai kelak, entah itu bakalan jadi kenyataan atau hany sebuah tempelan kertas di dinding biasa?
Kita mungkin tak pernah saling berbicara, sama sekali. Aku pun hanya pernah melihatmu sekali secara langsung setahun lalu saat lebaran. Disana kulihat engkau berbicara didepan banyak orang dengan menundukkan kepalamu. Menghindari pandangan mata dari para akhwat, kurasa begitu. Aku bahkan tak berani untuk melihat wajahmu saat itu.

Dan akhirnya kau pun mengenalku, yah tidak secara langsung memang. Kau smakin dekat (kurasa). Tak ada hal lain yang ku ingin saat itu, kau dekat denganku pun itu sudah buat aku senang, sampai –sampai sahabat sahabatku aku kabari mengenai hal ini. Lebay ? iya,, aku memang lebay . lalu ? apa lagi ? adakah alasan lain yang bisa ku berikan saat kau ternyata menyukaiku ?
Bukan belum siap , tapi aku gak pantas untukmu. Jauh dari yang namanya akhlak baik dalam diriku. Maaf, maaf, tapi aku sudah menyukaimu sejak lama, tapi .. kurasa aku harus memperbaiki akhlakku terlebih dahulu sebelum berlanjut kesana. Untuk saat ini aku tidak bisa, bukan karena aku gak mau, tapi karena aku belum pantas untukmu

Teringat perkataan seorang teman tentang wisuda nanti , selain kedua orang tua sebagai tamu agung yang akan mendamppingiku, yang dengan bangga nya akan menyandingku dengan toga dan kebaya ku nanti , melaiankan pasangan yang “lain” yang harus digandeng saat itu . entah benar atau tidak, tapi aku berharap jika itu benar, kaulah yang akan ada disampingku. Yang akan membenarkan topi toga ku saat miring, yang akan menuntunku berjalan dengan mantap saat itu. Yang akan menemani orang tuaku yang memang sudah tua. Membayangkannya saja sudah membuatku merasa takut.

Sejenak lamunanaku pun buyar saat teringat aku masih pantas untukmu, terlebih target target , mimpi mimpi ku yang harus aku fokuskan terlebih dahulu. Dikejar deadline kah aku ? ya! Lebih dari deadline! Ibu ayahku pun ingin ku bahagiakan sebelum mereka atau aku terlebih dahulu yang akan Engkau panggil kepadaMu. Yah,, mimpi ke 31 ku yang akan aku , bukan ,, HARUS aku wujudkan , (amin) . membawa mereka orang yang sangat aku cintai ke tanah suci.
Lalu aku harus bagaimana? Mana yang harus aku dahulukan ? aku tahu hidup itu pilihan , namun aku rasa biarlah Kau dan waktu yang akan jawab semuanya. 

Jumat, 03 Februari 2012

tak seindah nasib kalian para Mahasiswa

1 komentar
Mungkin ini sudah termasuk cerita yg basi, tapi aku hanya ingin menulis apa yg ada dan aku alami kemarin. Kenapa aku memelih judul di atas? Kronologi ceritanya begini, kemarin tepatnya tanggal 3 februari aku berkunjung ke SMA ku yg telah mengantarkan aku ke dunia perkuliahan yg saat ini aku jalani, untuk apa? Aku bersama teman – teman yg lain dari berbagai universitas mengadakn seminar dan expo universitas se Jatim untuk mengatasi kegalauan mereka dalm memilih PTN dan menghadapi SNMPTN kelak. Tapi bukan itu yg ingin aku ceritakan disini, aku sebenarnya gak pernah bermaksud untuk membuka aib ( bisa dibilang pengalaman yg kurang enak aja sih ) seorang temanku. Saat mendengar cerita ini dari seorang temanku, rasanya seperti mendapat pukulan terkeras dalam hidupku.

Ini kisah seorang temanku yg belum bisa melanjutkan kuliah, kenapa? Apa dia tidak pintar ? DIA SANGAT PINTAR! Lalu? Semua hanya karena kertas yg selalu didewakan oleh manusia terutama pejabat – pejabat Negara. Yah,,, UANG! Awalnya dulu yang kutahu temanku ini (sebut saja “ US “ ) memang tidak ketrima di PTN jalur undangan yg memang dia mengambil 2 universitas yg sangat ternama , ITB dan UGM. Kalian tahu apa reaksiku dan teman lainnya soal keputusan hebatnya mengambil 2 universitas ini ? “ KAMU PASTI LOLOS” dengan piagam- piagam lomba yg ia miliki kami yakin dia pasti lolos. Piagam ? jangan Tanya, dia punya banyak. Meskipun aku gak pernah sekelas dengannya, tapi dia adalah salah satu teman baikku dan teman belajarku saat di kosan dulu. Hidupnya? Kepribadiannya? Kurasa dialah akhwat yang mendekati sempurna, dari ibadah wajib yg ia kerjakan sampai sunnah yg gak pernah bolong. Kepribadiannya , dia termasuk teman yg paling disegani di sekolah ataupun kosan, kalau kami mengalami kesulitan dalam berbagai macam pelajaran, Tanya ke “US” pasti bakal beres, semacam google hidup (ha?? Wes serius ini ceritanya). Keluarganya? Memang dia dari kalangan yg kurang mampu, ibunya hanya seorang penjual kue di SD yang tak jauh dari rumahnya, dia punya seorang kakak yg baru lulus kuliah di universitas brawijaya dengan gelar ST (sarjana Teknik) tepatnya teknik arsitek dan baru mendapat kerja di pabrik meubel di Surabaya (menurut info yg ku trima sih gitu) dan seorang adik yg masih sekolah, tepatnya aku masih kurang tahu. 


Saat lulus dari sekolah, kami semua pun sibuk dengan mencari tempat bimbel SNMPTN tulis (untuk jag – jaga seumpama jalur undangan gak ketrima) , tapi apa? “US” saat ku Tanya “ kamu gak bimbel?” “ aku belajar dirumah aja, aku punya soal-soal banyak kok dirumah bekas kakakku dulu, lagian aku juga harus bantu emakku “ (dalam hatiku saat itu, yah dia mah pinter, belajar sendiri pun pasti sanggup) . saat pengumuman snmptn undangan pun dari sekolah ku bnayk yg gak lolos termasuk aku dan “US”. Padahl itu sudah H-7 pelaksanaan SNMPTN tulis! Saat SNMPTN tulis yg memang lokasinya di universitas jember (itu yg terdekat dari sekolah kami) yg lokasinya gak jauh dari bimbelku, aku tau dia menumpang di salah satu kos temenku yg lain. Setelah aku alami mas- masa pahit menunggu pengumuman SNMPTN tulis, akhirnya dating juga, meskipun bukan di universitas yg emang aku idamkan sejak kecil, tapi setidaknya aku masuk di pilihan ke 2 ku. Temanku “ US” yg aku sms dulu saat itu, dan apa balesannya? Amsih teringat jelas di otakku , “ hahahaha, aku gak keterima Ky, mungkin emang bukan jalanku untuk kuliah tahun ini, selamat ya,,,” bukankah banyak jalur masuk PTN setelah ini ? tapi itu biayanya sngat mahal, ku pikir dia gak mungkin ambil jalur itu.


 Saat aku perjalanan menuju Malang dengan kereta ekonomi, gak sengaja aku bertemu dengannya di kereta, aku disampingnya menyimak semua ceritanya yg begitu hebat, setelah kutanya dia ngapain ke Malang ? dia jawab “ aku ketrima jalur mandiri di universitas mu Ky, Alhamdulillah “ MANDIRI ? DI UNIVERSITASKU ?? itu mahal banget masya Allah anak ini nekat berat. Terus dia segera menambahkan “ aku ini ntar langsung kerktorat loh mau nyari keringananan, abisnya aku udah daftar ulang 2 jt kemaren, dan biaya masuknya 22 jt loh, bahkan aku gak cerita ke emakku kalo aku ketrima jalur ini, 2 jt buat daftar ulang itu aku dikasih mbakku .. “  “ semangat yah, bisa kayaknya dapat keringanan, wajahmu ntar bikin lebih melas lagi biar dapet keringan yg gede , hahahaha “

Malamnya aku dapet sms dari “US” ,”Ky, aku gak dapet keringanan, padahal aku sampe sore loh disana tdi, aku taun depan aja deh,, kamu kuliah yg rajin ya, bahagiakan orang tuamu dan jangna bilang siapa siapa soal ini,,, semangat ya Ky J “ air mataku langsung jatuh, gak ngrti harus ngapain, dia anak pintar kok bisa gitu ? aku langsung menhubungi teman baiknya dan menceritakan semua dari awal, dia juga bingung, akhirnya aku sms salah satu guru ku di SMA yang emang dekat dengan “US” dan kami semua, aku dan “US” adalah anak club dan OSN kimia (gak usah ditanya aku juara apa nggak ya ,), dan guru  itu adalah guru kimia, aku Tanya pendpat beliau, beliau bilang sap bantu kok dengan guru yg lainnya. Tapi setelah beliau Tanya berapa nominal yg dibutuhkan ? beliau langsung mengalihkan pembicaraan dan menyuruh si “US” untuk kuliah di UIN MALANG, sayang jurusannya emang gak ad yg sreg di hati temanku satu ini, yaahhh

Selang waktu berjalan ku tahu akhir – akhir ini dia ikut bimbel di jogja dan kos disana (aku tau di FB) , tapi salah. Aku abaru tahu kemarin saat teman baikknya juga dating di acara SMAku itu, ternyata “US” ke jogja itu gak bawa uang sama sekali tanpa mendapt ijin dari orang tuanya, dia kerja disana sbg pembantu rumah tangga dengan bayaran dapat tempat tinggal gratis dan makan gtratis plus di biayai bimbel. Baik benar majikannya, tapi itu gak bertahan lama, sekarang majikanya berubah, “US” gak boleh keluar rumah,  bahkan untuk sms pun harus sembunyi-sembunyi, masya Allah,,,

Aku yakin “us” ntar bakalan jadi orang yg sangat hebat, mungkin aku gak bisa bantu dengan materi karena aku juga bukan dari kalangan kelas atas. Seandainya pejabat di INDONESIA bisa lebih memperhatikan rakyat kecil ini, seandainya mereka gak rebutan kursi jabatan sampe kalender seharga 1,3 jt pun dimasukkan anggaran Negara, kursinya yg seharga 24 jt itu, padahal saat rapat mereka hanya tidur, dan seandainya aku orang yg kaya, mungkin semuanya akan berubah. Aku pernah ingat kata ibu ku sewaktu kecil dulu “ orang yg bisa kuliah itu Cuma ada 2 macam nduk, orang yg pinter dan orang yg kaya “ tapi itu gak berlaku buat temanku yg satu ini. Semoga ini menjadi gambaran buat kita semua, bahwa kuliah bukan hanya sekedar mengejar IPK tinggi, tapi lulus kuliah, abdikan pada Negara tanpa melihat untung rugi soal materi ,tanpa itung-itungan gaji apalagi tunjangan yg macem - macem.


Untuk temanku “US”

Senin, 23 Januari 2012

BEDA

0 komentar
Setelah melakukan riset dan penelitian yang sangat akurat dan tepat (ala ala ilmiah :p ), aku daapati beberapa perbedaan dari teman – teman ku yang berkuliah di berbagai universitas dan wilayah. Yah setidaknya dalam kurun waktu 1 semester ini lah. Memang hanya beberapa saja yang bias ketemu secara langsung, tapi dengan adanya akun facebook dan twitter, rasanya sangat mudah untuk menyimpulkan hal ini .

Yang pertama : LOGAT (dialek bahasa)
mungkin kalau dalam hal ini universitas dan jurusan tidak begitu pengaruh, yah,, tentunya dari segi “wilayah baru” teman – teman yang merantau jauh dari rumah.
Tampak dari logat salah satu teman ku yang berkuliah di daerah sekitar JABODETABEK, penggunaan kata “mah”,  “atuh”,  “gue” adalah salah satu bukti yang cukup kuat (sekuat Samson , haha)
Lalu untuk daerah sekitar Jatim, yah termasuk aku yag berlokasi didaerah Malang, penggunaan penekanan “ a” dalam suatu kalimat. Contohnya “udah makan a kamu ?”
Daerah Surabaya , hmm.. apanya ya, mungkin dari “keras” dan “kasar”nya penggunaan kata ganti sapaan (kayaknya jangan aku sebut deh )
Untuk teman teman ku yang ada didaerah lain, masih belum paham aku, jarang ketemu dan berinteraksi. :D

Yang kedua :  PENAMPILAN
di kampung halaman ku sendiri (daerah ujung pulau jawa di bagian jawa timur) yang namaya penampilan biasanya sih simple simple aja ya (mungkin gara gara masih SMA, semuanya pakek aturan ) tapi setelah kuliah, WOW! Keren abissss, bisa “nggumun”(heran) litany. Ini dari pengamatanku aja yaa, tidak bermaksud menyinggung pihak-pihak terkait (__”) , yang paling menonjol dari anak kedokteran, sumpah penampilanny keren dan rapih abiss! Yang cowok bercelanakan kain, kaos kai, sepatu fantovel, kemeja, rapih banget dah. Yang cewek gak kalah rapih, semuanya pakek rok, make up  nya natural, wibawa nya keliatan deh pokoknya. Okee ,, lanjutt ! anak ekonomi , hmm penampilanny ngalah ngalahin artis, saingan deh pokoknya, bajunya keren – keren, yang cewek terutama, rasanya ngikutin mode banget deh, make up nya pun bisa ngalah – ngalahin artis, gila. Kalo aku masuk ke komunitas mereka, bisa dikira gembel jalanan yang akan langsung di depak jauh – jauh! . lanjut ke anak TEKNIK (aku banget ini ), dari yang cowok, celana sobek- sobek, rambut gondrong, wajah biasa dan sangar dipandang, sekali liat langsung takut deh (^^V), yang cewek, penampilannya hanya pake kemeja biasa (warna gak mencolok), bercelana, tanpa make up, yang berjilbab pun, jilbabnya gak di model apa apa, so simple !
Nah, kembarannya anak teknik(menurutku sih )adalah anak ilmu budaya , yah, yang cowok penampilannya persis sama anak teknik, bedanya wajah mereka gak sangar kayak anak teknik, buat yang cewek masih kurang paham aku.
Yahh,, mungkin Cuma itu sih, sebenarnya ini bukan penilaian dari segi kelompok , ini penilaian kepada teman – temanku yang sakarang kuliah di berbagai macam jurusan, universitas, dan wilayah. Gak bermaksud menyinggung siapapun , :D

*CMIIW yaaah
(Correct Me If I’m Wrong)

Jumat, 06 Januari 2012

THE ROLE OF THE INDUSTRIAL ENGINEERING PROFESSION IN THE FUTURE

0 komentar
So the breadth of scope that can be reached to apply science industrial engineering, however are still worth to remember all of them should remain based on physical sciences, mathematics and social-economical, brings its own problems for professional  industrial engineering  by the time they have to explain exactly ” what should we do and where should we work?”.




This is really not an easy question to answer briefly, clear and satisfying those who still lay with the science of industrial engineering. The fact that frequently encountered is that a set-back science industrial engineering often are and work everywhere, ranging from operational line to managerial line. A professional industrial engineering often prides itself in it's ability to design and develop concepts with systems approach that is an insightful, comprehensive-integral. The mindset of this system compliant may be strong basic techniques from a professional industry wherever he resides or works. Some individuals who are successful in improving the performance of the company feel perfectly well how the discipline of engineering industry has been able to respond to the issues which it finds itself. Herm Reininga is President of Collins Avionices and Comunications Division (CACD), USA is one example of a successful manager bring the entire activities of manufactuing CACD for over a decade, due to the industrial engineering profession background he has. When asked which he tricks the key to success, Reininga said " …. The industrial engineering dagree gave me a system that the other didn’t have. It gave me the ability to statistically analzed products and processes” (Boggs,1997). The same thing with Reininga also stated by Susan Story as Vice President of Albama Power Co., a man set his formal education as a nuclear engineer, but felt that the success reached more career, supported by her participation in the following training on various occasions IE owns. At the time told his success tips, Susan said " . . . a background in industrial engieenering gives you a creadibility you can’t get otherwise. Industrial engineering combines the technical skill with the people skill and some business-type skills that proven to be important in project management and people management ….”(Boggs, 1996). How to achieve success in the early endeavors a person because IT studies the mastered, certainly much more to be gained from a variety of stories of its success. It is not only found in LN, but can also be learned from what has been stated by a Cacuk Sudariyanto educational backgrounds in 1964 as a mining engineer at the time to boost the performance of the ITB PT. Telekomunikasi Indonesia moving toward global business. In the pernyataanya in front of Congress and seminar attendees ITSMI at about the beginning of the 1990s and a variety of occasions, expressed his admiration with Cacuk Sciences it turned out to be quite effective in solving problems of industry management. Similarly, how can a Kuntoro Mangkusubroto on the back of a strong field operation problems of research and other industrial management is able to let go of PT. Timah which almost collapsed until it becomes a healthy company. Although at that time people have yet to get to know the concept of reegineering, however what has been done by a second Bachelor's degree is really giving real contribution will be the role of the discipline and profession of engineering industries in a revitalizing the company's performance.Global challenges that brought the impact towards the harsher competition atmosphere, the course will give you the feel of a new paradigm that changes must be anticipated by a capable Manager of the company starting from the production line/operational up to the line defining wisdom and strategic decision makers. Facing this kind of situation is of course required an industry that has a provision majer strong not only mastering technical operational capabilities (enginereering design/processes), but it must also be controlled with either the ability of human affairs (human skill), as well as the ability in the da gives birth to formulate new concepts that effectively-efficient could provide a breakthrough in solving problems of an industry that is increasingly complex and fraught with uncertainty.




 by : Oky Dwi Kartika Sari 
source : Boggs, Kathryn C. IE Successes : IE helps Story Succeesd as VP II-Solution, September 1996.
             Emerson, Howard P.& Douglas C.E. Naehring . Origins of Industrial Engineering : The Early Years of a Professions. Atlanta, Norcross-Georgia : Industrial Engineering & Management Press, II,1988.