Dan (lagi)...
Sesak terasa di sini, di dalam hati yang sebelumnya telah kau bawa ke awan untuk menari bersama impian-impianmu, impian kita. Rasanya ingin teriaaakkk! Ah,, gak ada gunanya juga. Ingin marah! Siapa yang salah? Ingin menangis! Sudah cukup tangisanku untukmu.
Aku tahu aku punya prinsip hidup yang memang tak bisa di “edit” lagi sekalipun dengan kehadiranku di hatimu. Rasanya kok gimana gitu saat kau katakana tak siap untuk dekat dengan ku. Lalu kenapa tidak dari dulu ? kenapa? Kenapa saat aku yakin pada hatimu. Ah .. mungkin ini jawaban dari segala doa yang selalu ku panjatkan pada Nya.
Dan wanita baik-baik hanya untuk laki-laki baik. Yah … seharusnya dari awal aku sadar aku bukan termasuk “baik” . oh tidak,, aku sadar. Selalu ku ingatkan dirimu akan adanya aku yang seperti ini, tak satupun yang tertutupi. Tidak satupun
Tapi apa? Selalu kau yakinkan aku bahwa kau akan akan menerima kurang dan lebihku dengan sepenuh hatimu. Membuat ku terasa dan sangat yakin akan kata katamu. Tapi apa? Apa lagi ? kau tetap tak siap dekat dengan ku? Dekat bagaimana? Kau kan menjauh kah ? akan pergi begitu saja begitu kah? Akan apa? Aku gak ngerti !!
Sungguh, hatiku sangat teriris. Air mataku tak sanggup ku bendung malam ini. Menangisimu ? tidak! Menangisi keadaan ini. Menangisi waktu ini. Mengapa waktu yang ada untuk kita tidak tepat ? mengapa?
Ya Rabb.. bimbing jalanku ini, rangkul aku dalam kesabaran dan keridhoan, terangi jalanku yang sudah gelap ini dengan cahayaMu. Tidak lebih Rabb ..
:’(
:’(

0 komentar:
Posting Komentar
CMIIW yaaa (Correct Me If I'm Wrong)