Minggu, 29 April 2012

ijinkan aku mencintaimu dengan tetap mencintaiNYA

0 komentar

“ … aku hanya tidak ingin semakin jauh dari muamallah… maaf”
Semenjak pesan iti masuk kedalam otak danku coba mencernanya dengan baik. Apa yang salah ??
Muamallah ? apa itu ?  satu hal. Apa yang salah ? apa dosa ? memang melanggar syariatkah kita ?
dosakah kita hanya dengan hal seperti itu? Bahkan kita tak pernah bertemu, wajahmu saja aku tak tahu, begitupun sebaliknya. Yah,, kita hanya berkomunikasi, mencoba berkomunikasi dengan dekat, sangat dekat.

Lalu apakah kita dosa? Salahkah ? salahkah aku mencintaimu dengan cara seperti ini ?? dosa ya?
kau berkata, kekasih saat nanti ijab qabul itu jauh lebih indah, aku tahu, aku paham. Prinsipmu ya? Apa kita pacaran ? gak kan ? sekali lagi kutegaskan kita hanya dekat dengan komunikasi. Jarak yang jauh diantara kita, kini akan smakin menjauh juga dengan hati kita dengan keputusanmu tetap memegang erat prinsipmu. Cinta ,.. adalah rasa yang  fitrah dari Rabb kita, tak berdosa jika kita memilikinya. Sama sekali gak dosa kok.

Lalu siapa yang salah ? aku ? yah aku salah, karna aku terlalu ‘kecil’ memahami maksudmu, karna kau terlalu bodoh dalam hal agama. Kamu salah ? yahh,, kamu juga,, kenapa caramu juga salah ? jika niatmu seperti ini, kenapa memulainya denganku yang bodoh ini ?.  Waktu ?  waktu juga salah besar, kenapa tak mempertemukan kita saat 3 atau 4 tahun lagi saat kami sudah siap untuk menjalin cinta yang halal sesuai dengan aturan dari Rabb kita ..
Namun katamu tak ada yag salah , sikap kita yang salah. Sikap kita yang mana lagi ? komunikasi salah kah ?? aku tak tahuuu.. aku bodoh..

Dan ijinkan aku untuk tetap mencintaimu dengan mencintaiNYA ..
masalah waktu ya? 6 tahun lagi lah kira-kira kita akan menemukan jawaban. Lama? Untuk sebuah bukan , untuk sejuta cinta ini, pengorbanan yang besar tentunya hasilnya juga besar. Besar . kutunggu saat nya nanti akan datang . saat kau datang kerumah bersama kedua orang tuamu, mengkhitbahku..
Namun untuk saat ini, tetap ijinkanlah aku mencintaimu dengan ijin NYA .. ijinkan aku Rabb ..

Kamis, 12 April 2012

kiat gebet menggebet

2 komentar



Setelah bergalau galau ria dan akhirnya aku bosan untuk menjalani aktivitas tersebut , maka kuputuskan hari ini untuk membahas soal MATEMATIKA! Hahaha.. tidak lah.. soal apa ya ? apa aja boleh dah. :p
Oke.. kita mulai. Pernahkah kalian merasa kagum, ngefans, suka, atau mungkin merasa kayak ada angin masuk ke kepala saat pertama liat seseorang ? hahaha.. berikut adalah hal-hal yang umum dilakukan saat merasakan “hal” itu .

1.       Pertama , ini hal yang paling penting. Adalah tahu namanya ! nama asli tentunya. Selain buat melatih otak kita dalam hal memori, juga bisa untuk sarana mendekatinya. Kok ? iyalah.. jaman sudah canggih bung! Ada internet! Dunia serasa sempit. Tinggal ketik namanya aja di facebook , twitter atau dimana saja (jangan di wajah kalian tapi, apalagi kalau sedang berjerawat.. bisa masuk UGD ntar,, dan aku gak mau tanggung jawab kalau itu terjadi )  lalu ENTER! Tarraaaa.. foto, profil, about, kesukaan dia, semuanya akan mudah kita dapat tanpa harus Tanya ke bapak ibunya atau orangnya langsung.

2.       Tahap kedua, sudah siap ?? kalau belum, tolong pakai masker dan gunakan di perut anda karna ini sedikit berbahaya. Syalalala..
kalau sudah tau “sedikit” tentang si dia misal udah add akun facebooknya. Tunggu sampai di confirm. Ada trik tersendiri supaya cepat dikonfirm, kalian harus melakukan ritual rahasia yang sangat berat. Diantaranya harus gak mandi selama seminggu tanpa memngganti sehelai kain pun yang sebelumnya sudah menempel ditubuh anda. Pandangi layar lapto atau hape anda, hati-hati laba-laba bisa menghalangi pandangan anda.

3.       Tahap 3. Tahap ini, hanya bisa anda lakukan jika akun anda sudah di confirm olehnya. Lakukan tari hula bula keliling kampus anda sambil memakai pakaian terbalik. Ritual ini adalah ritual pengucapan syukur yg sering dilupakan oleh kebanyakan orang. Padahala ini bisa berpengaruh pada masa depan anda.

4.       Wall atau kirim pesan di akunnya. Bilang makasih dan sok sok kenal. Jika dibalas, lanjutkan tahap selanjutnya. Jika tidak, anda harus berhenti sampai disini dan memulainya dari awal lagi.

5.       Anda harus sering berkencan dengan laptop anda, buka akun anda, tunggu sampai dia online, dan chat lah dengannya dengan bahasa bahasa basi basi yang anda telah pelajari saat taman kanak-kanak. Anda bisa memulai membahas lagu balonku ada lima ynga nada aransemen menggunakan lagu nada iwak peyek, atau sebaliknya.

6.       Jangan lupa mengecek di akunnya, apakah dia sudah berstatus relationship atau masih lajang, karena ini juga berpengaruh terhadap kinerja anda.
7.       Selanjutnya tinggal anada pantengin beranda anda, tunggu saat dia bikin status, komen dan like statusnya itu. Meskipun statusnya itu ntar adalah mengubah “lajang” ke “relationship” anda harus konsisten mengomennya.

8.       Anda harus bersabar sampai 3-4 tahun dan jika ia belum juga memberikan nomer hp nya kepada anda, lakukan latian pencak silat dan beranikan diri anda untuk meminta nomer hp nya

9.       Silahkan mencoba. (resiko ditanggung penumpang)





Senin, 09 April 2012

dan lagi-lagi ..

0 komentar
Dan (lagi)...



Sesak terasa di sini, di dalam hati yang sebelumnya telah kau bawa ke awan untuk menari bersama impian-impianmu, impian kita. Rasanya ingin teriaaakkk! Ah,, gak ada gunanya juga. Ingin marah! Siapa yang salah? Ingin menangis! Sudah cukup tangisanku untukmu.

Aku tahu aku punya prinsip hidup yang memang tak bisa di “edit” lagi sekalipun dengan kehadiranku di hatimu. Rasanya kok gimana gitu saat kau katakana tak siap untuk dekat dengan ku. Lalu kenapa tidak dari dulu ? kenapa? Kenapa saat aku yakin pada hatimu. Ah .. mungkin ini jawaban dari segala doa yang selalu ku panjatkan pada Nya.

Dan wanita baik-baik hanya untuk laki-laki baik. Yah … seharusnya dari awal aku sadar aku bukan termasuk “baik” . oh tidak,, aku sadar. Selalu ku ingatkan dirimu akan adanya aku yang seperti ini, tak satupun yang tertutupi. Tidak satupun

Tapi apa? Selalu kau yakinkan aku bahwa kau akan akan menerima kurang dan lebihku dengan sepenuh hatimu. Membuat ku terasa dan sangat yakin akan kata katamu. Tapi apa? Apa lagi ? kau tetap tak siap dekat dengan ku? Dekat bagaimana? Kau kan menjauh kah ? akan pergi begitu saja begitu kah? Akan apa? Aku gak ngerti !!

Sungguh, hatiku sangat teriris. Air mataku tak sanggup ku bendung malam ini. Menangisimu ? tidak! Menangisi keadaan ini. Menangisi waktu ini. Mengapa waktu yang ada untuk kita tidak tepat ? mengapa?
Ya Rabb.. bimbing jalanku ini, rangkul aku dalam kesabaran dan keridhoan, terangi jalanku yang sudah gelap ini dengan cahayaMu. Tidak lebih Rabb ..

:’(

Minggu, 08 April 2012

dan mawar ini ...

0 komentar

Katamu, cinta itu tak butuh pengorbanan. Katamu juga kita tak ada ikatan. Semua kata-katamu selalu membuatku merasa diriku sangat terlihat kecil saat kau bicara. Kecil dalam pikiran. Tapi apakah aku juga seperti itu dfikiranmu ?

Dan mawar ini pun belum ada pengikatnya. Tak ada ikatan yang pas kah untuknya? Harus berapa lama lagi ia menunggu ? sampai mahktanya hilang satu persatukah ? sampai layukah? Atau sampai termakan ulatkah ? dapatkah kau memberi  kepastian yang memang benar-benar pasti ?

Dan aku harus tetap menjaga mawar ini, mawar yang mungkin akan layu sebentar lagi. Yah sebentar lagi. Tak ada pengurusnya, aku juga terlalu sibuk dengan urusanku sendiri. Mawar ini, terlalau banyak yang meminta padaku, tapi enggan ku berikan . kenapa? Karna mawar ini menunggu orang yang tepat untuk mengikatnya. Menunggumu.

Disisi lain ia harus mencari ikatan yang pas, disisi lain ia harus menunggu juga untuk itu. Dan tak ada jaminan pula mawar ini, tak akan jatuh ke tanah dengan sia-sia tanpa pemiliknya.

kertas lusuhku

0 komentar

Dan kuhentikan langkahku sejenak ditengah perjalanan panjang yang munkin tak bebatas di pandanganku. Kulihat kembali kertas impian yang sudah kutulis semenjak aku kecil penuh dengan coretan , coretan sudah tercapaikah ? tidak ! coretan kegagalan. Mimpiku yang sudah terangkai rapih harus aku coret dengan tinta merah karana gagal. Sakitkah ? sakit ! 

Aku pun terdiam. Ingin rasanya aku berlari jauh kedepan. Ingin aku berlari sekencang mungkin dan membuang kertas lusuh ditanganku ini jauh-jauh dan melupakan semuanya. Cinta? Cita? Apalah itu .. aku rasa sudah tidak berfungsi lagi kata-kata itu.

Kupandangi kembali kertas lusuh penuh coretan itu. Salah ! tidak semuanya tercoret. Ada mimpi-mimpiku yang lain yang belum terbukti gagal karna memang belum ku coba. Ah .. mungkin juga akan gagal seperti sebelum-sebelumnya. Tapi .. akankah aku tahu jika belum ku coba? Akankah aku akan jadi bocah ingusan yang akan lari ke ibunya saat merasa tersakiti ? akankah aku selemah itu ?

Tidak !! kutegaskan sekali lagi. Aku bukan anak ingusan lagi. Kubuka dan kutempel didinding kertas lusuh itu. Biar semua orang tahu dan aku pun juga ingat akan mimpiku. Semakin banyak yang akan membaca akan menjadi doa tersendiri bagiku. Jika mereka tertawa? Haaah.. itu pertanda bagus, karna saat itulah aku sudah dekat dengan mimpiku itu. 

Kamis, 05 April 2012

Terima Kasih Ya Rabb, Kau ijinkan aku untuk mengenalnya ..

0 komentar
Dan rasa itu semakin menguat sepanjang waktu, apa yang salah dengan mencintai seseorang ? rasa itu adalah rasa yang fitrah dari Rabb kita. Namun, salahkah kita mencintai seseorang yang belum pernah kita lihat sekalipun ? adakah? Ada. Dari mana getar-getar itu kemudian muncul kalau mengenal dan bertemu saja belum pernah. Yah dan aku mengenal dirinya sebelum ia mengenalku terlebih dahulu. Dari mana aku mengenalnya? Aku mengenalnya lewat tulisan- tulisan indahnya. Tak pernah kulewatkan setiap cerita yang ia paparkan ke dunia luar. Bahkan aku pernah mencatat dan menyimpan tulisannya di binder kuliahku yang menjadi halaman awal dari nya, sampai sekarang pun tetap seperti itu.

Yah , aku mengaguminya sejak lama. Tulisannya, bahasanya dan akhlaknya yang memebuatku menyukainya tiada tara. Wajahnya? Sikapnya? Aku belum tahu, dan semoga akan segera tahu seiring berjalannya waktu yang masih akan tetap akan aku isi dengan harapan harapan ku selama itu. Suaranya? Kata-katanya? Subhanallah.. kata-kata yang ia ucapkan lewat suaranya, melebihi indah tulisannya yang selama ini aku kagumi. Menenangakan, yah cukup menenangkan bagi anak ingusan seperti aku yang jauh dari kata dewasa.

Terima kasih ya Rabb,kau ijinkan aku untuk mengenalnya. Sekalipun hanya sebatas mengenalnya, setidaknya hamba pernah mengenal, mengagumi, menyukai atau bahkan mencintai salah satu ciptaan terhebat-Mu… 

Maaf, aku mencintaimu

0 komentar


indah akhlakmu memang sudah tak dapat diragukan. Aku mengenalmu sebelum engkau tahu siapa aku. Yah, jauh sebelum-sebelumnya. Apa yang tak ku ketahui tentang dirimu ? semuanya akua tahu, yah mungkin gak smpai 100% , karena aku sudah jauh mengenalmu terlebih dahulu. Dengan konyolnya namamu kupajang di didinding kamar sebagai suatu target yang harus aku capai kelak, entah itu bakalan jadi kenyataan atau hany sebuah tempelan kertas di dinding biasa?
Kita mungkin tak pernah saling berbicara, sama sekali. Aku pun hanya pernah melihatmu sekali secara langsung setahun lalu saat lebaran. Disana kulihat engkau berbicara didepan banyak orang dengan menundukkan kepalamu. Menghindari pandangan mata dari para akhwat, kurasa begitu. Aku bahkan tak berani untuk melihat wajahmu saat itu.

Dan akhirnya kau pun mengenalku, yah tidak secara langsung memang. Kau smakin dekat (kurasa). Tak ada hal lain yang ku ingin saat itu, kau dekat denganku pun itu sudah buat aku senang, sampai –sampai sahabat sahabatku aku kabari mengenai hal ini. Lebay ? iya,, aku memang lebay . lalu ? apa lagi ? adakah alasan lain yang bisa ku berikan saat kau ternyata menyukaiku ?
Bukan belum siap , tapi aku gak pantas untukmu. Jauh dari yang namanya akhlak baik dalam diriku. Maaf, maaf, tapi aku sudah menyukaimu sejak lama, tapi .. kurasa aku harus memperbaiki akhlakku terlebih dahulu sebelum berlanjut kesana. Untuk saat ini aku tidak bisa, bukan karena aku gak mau, tapi karena aku belum pantas untukmu

Teringat perkataan seorang teman tentang wisuda nanti , selain kedua orang tua sebagai tamu agung yang akan mendamppingiku, yang dengan bangga nya akan menyandingku dengan toga dan kebaya ku nanti , melaiankan pasangan yang “lain” yang harus digandeng saat itu . entah benar atau tidak, tapi aku berharap jika itu benar, kaulah yang akan ada disampingku. Yang akan membenarkan topi toga ku saat miring, yang akan menuntunku berjalan dengan mantap saat itu. Yang akan menemani orang tuaku yang memang sudah tua. Membayangkannya saja sudah membuatku merasa takut.

Sejenak lamunanaku pun buyar saat teringat aku masih pantas untukmu, terlebih target target , mimpi mimpi ku yang harus aku fokuskan terlebih dahulu. Dikejar deadline kah aku ? ya! Lebih dari deadline! Ibu ayahku pun ingin ku bahagiakan sebelum mereka atau aku terlebih dahulu yang akan Engkau panggil kepadaMu. Yah,, mimpi ke 31 ku yang akan aku , bukan ,, HARUS aku wujudkan , (amin) . membawa mereka orang yang sangat aku cintai ke tanah suci.
Lalu aku harus bagaimana? Mana yang harus aku dahulukan ? aku tahu hidup itu pilihan , namun aku rasa biarlah Kau dan waktu yang akan jawab semuanya.