Rabu, 09 Mei 2012

aku bukan pilihan






Bukan masalah waktu, bukan masalah muamallah, dan juga bukan masalahku. Tapi ini masalah hatimu yang masih terikat pada yang lalu. Sungguh, telah kau bawa aku berlari sejauh mungkin, telah kau bawa aku terbang sangat tinggi dengan angan-anganmu. Tapi kini ?? bisakah kau pahami sedikit saja perasaanku ? sejak dulu sudah kubilang, jangan pernah main-main dalam hal seperti ini, aku rapuh. Aku tak sekuat yang kau bayangkan. Andai kau mengerti, sedikit saja.

Dan aku bukan wanita yang patut kau pilih. Tidak ! jangan memilih aku, karna aku memang bukan pilihan, aku bukan pilihan. Aku mundur dari kompetisi ini. Bukan berarti aku kalah, tapi karena aku memang hanya ingin menjadi satu-satunya dan tak ada yang lain. Ya memang pantas kau diperebutkan, sosok yang baik dan mengerti akan agama , sosok imam dan mampu mengayomi hati, pantas .. pantas banget.

Saat mendengar ceritamu tentang masa lalumu, masa depanmu, ini itu, satu hal yang ingin aku lakukan. Membakar semua tulisanmu yang telah ku salin ulang di binder kuliahku, yang selalu aku bawa dank u banggakan didepan teman-teman. Yah,, benar.. aku marah, aku telah membuangnya. Semuanya. Karna memang tulisan-tulisan indahmu bukan untukku dan tak pernah untukku. Terima kasih, ini mainan yang hebat bukan ? sakit seminggu ini, kuliahku terbengkalai, tugas-tugasku, semua hanya karena memikirkan ini.

Ingin rasanya aku puasa tapi untuk saat ini fisikku masih sangat lemah untuk hal itu. Sholat malam ? sudah. Aku tak tenang.

Dan aku bukan pilihan. Dan aku mainan yang bagus untukkmu. Dan aku sungguh sakit, sangat.  Hanya ingin kau tahu dan mengerti, walau sedikit. Dan berpikr sebentar saja ada di posisiku. Sebentar saja.

malang, 10 mei '12

0 komentar:

Posting Komentar

CMIIW yaaa (Correct Me If I'm Wrong)