
Bukan masalah waktu, bukan masalah muamallah, dan juga bukan
masalahku. Tapi ini masalah hatimu yang masih terikat pada yang lalu. Sungguh,
telah kau bawa aku berlari sejauh mungkin, telah kau bawa aku terbang sangat
tinggi dengan angan-anganmu. Tapi kini ?? bisakah kau pahami sedikit saja
perasaanku ? sejak dulu sudah kubilang, jangan pernah main-main dalam hal
seperti ini, aku rapuh. Aku tak sekuat yang kau bayangkan. Andai kau mengerti,
sedikit saja.
Dan aku bukan wanita yang patut kau pilih. Tidak ! jangan
memilih aku, karna aku memang bukan pilihan, aku bukan pilihan. Aku mundur dari
kompetisi ini. Bukan berarti aku kalah, tapi karena aku memang hanya ingin
menjadi satu-satunya dan tak ada yang lain. Ya memang pantas kau diperebutkan,
sosok yang baik dan mengerti akan agama , sosok imam dan mampu mengayomi hati,
pantas .. pantas banget.
Saat mendengar ceritamu tentang masa lalumu, masa depanmu,
ini itu, satu hal yang ingin aku lakukan. Membakar semua tulisanmu yang telah
ku salin ulang di binder kuliahku, yang selalu aku bawa dank u banggakan
didepan teman-teman. Yah,, benar.. aku marah, aku telah membuangnya. Semuanya. Karna
memang tulisan-tulisan indahmu bukan untukku dan tak pernah untukku. Terima kasih,
ini mainan yang hebat bukan ? sakit seminggu ini, kuliahku terbengkalai,
tugas-tugasku, semua hanya karena memikirkan ini.
Ingin rasanya aku puasa tapi untuk saat ini fisikku masih
sangat lemah untuk hal itu. Sholat malam ? sudah. Aku tak tenang.
Dan aku bukan pilihan. Dan aku mainan yang bagus untukkmu. Dan
aku sungguh sakit, sangat. Hanya ingin
kau tahu dan mengerti, walau sedikit. Dan berpikr sebentar saja ada di
posisiku. Sebentar saja.
malang, 10 mei '12

0 komentar:
Posting Komentar
CMIIW yaaa (Correct Me If I'm Wrong)