Minggu, 08 April 2012

kertas lusuhku



Dan kuhentikan langkahku sejenak ditengah perjalanan panjang yang munkin tak bebatas di pandanganku. Kulihat kembali kertas impian yang sudah kutulis semenjak aku kecil penuh dengan coretan , coretan sudah tercapaikah ? tidak ! coretan kegagalan. Mimpiku yang sudah terangkai rapih harus aku coret dengan tinta merah karana gagal. Sakitkah ? sakit ! 

Aku pun terdiam. Ingin rasanya aku berlari jauh kedepan. Ingin aku berlari sekencang mungkin dan membuang kertas lusuh ditanganku ini jauh-jauh dan melupakan semuanya. Cinta? Cita? Apalah itu .. aku rasa sudah tidak berfungsi lagi kata-kata itu.

Kupandangi kembali kertas lusuh penuh coretan itu. Salah ! tidak semuanya tercoret. Ada mimpi-mimpiku yang lain yang belum terbukti gagal karna memang belum ku coba. Ah .. mungkin juga akan gagal seperti sebelum-sebelumnya. Tapi .. akankah aku tahu jika belum ku coba? Akankah aku akan jadi bocah ingusan yang akan lari ke ibunya saat merasa tersakiti ? akankah aku selemah itu ?

Tidak !! kutegaskan sekali lagi. Aku bukan anak ingusan lagi. Kubuka dan kutempel didinding kertas lusuh itu. Biar semua orang tahu dan aku pun juga ingat akan mimpiku. Semakin banyak yang akan membaca akan menjadi doa tersendiri bagiku. Jika mereka tertawa? Haaah.. itu pertanda bagus, karna saat itulah aku sudah dekat dengan mimpiku itu. 

0 komentar:

Posting Komentar

CMIIW yaaa (Correct Me If I'm Wrong)